Kamis, 19 September 2019

PENGALAMAN BAHASA

Bismillah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Okee kli ini saya akan berbagi sedikit cerita tentang pengalaman berbahasa , seperti apa pengalaman saya baca sampai habis!
Sebagian orang berpikir ngapain juga belajar bahasa Inggris, toh sehari hari bicaranya pakai bahasa Indonesia toh tinggal nya juga di Indonesia yeeekan  hmmm, bagi sebagian masyarakat Indonesia mungkin dengan tidak mempelajari bahasa Inggris tidak akan terlalu berpengaruh terhadap kehidupannya. Tetapi bagi banyak masyarakat lainnya, disadari atau tidak( termasuk saya:v) di era sekarang ini bahasa Inggris adalah salah satu hal yang penting untuk dipelajari. Bahkan bagi yang berencana untuk  tinggal di Indonesia seumur hidup pun, ada kalanya kita dituntut untuk mempelajari bahasa Internasional ini....
  Jadi ketika Dulu saya berkunjung kesebuah Museum ,disana saya banyak melihat wisatawan termasuk turis turis asing yang berbeda disana sebagian dari mereka melakukan penelitian terhadap benda-benda peninggalan didalam Museum tersebut , sekita itu saya melihat seorang bulek yang sedang mengamati salah satu peninggalan didalam Museum tersebut saya mencoba mendekati nya karna saya penasaran lalu ketika itu saya mencoba untuk berbicara bahasa Inggris apa yang saya katakan ,ini yang saya katakan kepada bulek itu "Haaai Mister , what's it your Name"  apa respon bulek tersebut ???? Dia tidak merespon apapun terhadap perkataan saya  yang ada bulek nya malah lari dan raut wajah yang masam hhha
Ntah diamana letak ke salahan nya .oleh karna itu saya berpikir bahwasanya bahasa Inggris ini penting sekali toh kita ngga keluar Indonesia disaat yang mendesak,atau pun kebetulan saja, mau tidak mau jikalau lawan bicara kita itu orang asing yaaa kita harus memulai bahasa asing tersebut contoh nya bahasa Inggris tadi , kelihatan nya gampang ternyata untuk menyesuaikan itu sulit sekali yaa teman" kita perlu belajar banyak terutama menguasai kosa kata nya ,
Dan saya masih bnyak kesulitan dalam berbahasa Inggris yang masih saya rasakan yaitu
  1. Masih kesulitan memahami arti keseluruhan isi lagu atau film tanpa melihat lirik atau subtitles. Tetapi akhir akhir ini saya mencoba membiasakan diri untuk melihat acara tv atau film tanpa subtitles supaya telinga ini dipaksa untuk mendengar dan memahami bahasa Inggris lebih baik. Tapi ingat, berdasarkan website effortlessenglish, hal ini tidak direkomendasikan bagi pemula karena justru akan membuat tambah frustrasi.
  2. Beberapa bercandaan atau joke orang bule terkadang kelucuannya tidak sampai ke otak saya. Orang lain pada ketawa, saya sendiri yang bingung memikirkan lucunya dimana.
  3. Asing dengan slang, idiom atau pribahasa (proverbs) yang tidak pernah didengar sebelumnya.
  4. Bahkan untuk kosa kata (vocabulary) masih banyak yang saya tidak tahu artinya. Kalau sudah begitu ya buka kamus dan mencari tahu artinya, tapi kalau lagi malas biasanya langsung saja bertanya pada suami.
  5. Kesulitan mengekspresikan kalimat dan perasaan. Ditengah-tengah bicara ada saatnya saya tiba-tiba terhenti karena kebingungan memilih kata yang tepat, sehingga harus muter muter dulu menjelaskannya supaya maksud yang ingin disampaikan dapat dimengerti.
  6. Salah dalam menggunakan tata bahasa (grammar). Walaupun secara teori nilai bahasa Inggris kita bagus, ada kalanya tetap saja masih sering salah penggunaan dalam percakapan. Kelemahan dalam hal ini seharusnya bukan menjadi penghalang untuk kita berani berbicara dalam bahasa Inggris. Tetapi jangan pula meremehkannya karena bisa jadi miskomunikasi dengan lawan bicara jika penggunnanya tidak tepat. Untuk mensiasati hal ini, biasanya saya merangkai kata dulu dalam hati baru diucapkan.
 Naaa itu dia teman teman pengalaman saya sekian pengalaman dari saya ,buat teman teman jangan seperti saya yaaa mau nanyain nama doang bulek nya malah kabur wkwkk


Senin, 16 September 2019

Ajarkan Salam kepada Anak diusia dini



Tidak kah seorang ibu atau pun ayah mengajar kan kepada buah hati nya untuk mengucapkan salam, penanaman Tauhid kepada buah hati itu sangatlah penting agar ketika ia beranjak dewasa ia memahami nya,kita hanya perlu mengarahkan nya dari perkara" yang haram maupun kesyirikan 
Bahwasanya......
ImamNawawi rahimahullah dalam kitab Riyadhus Sholihin menyebutkan suatu bab menarik. Bagaimana Islam mengajarkan mengucapkan salam kepada anak-anak. Ini sekaligus mendidik mereka agar tahu cara mengucapkan salam.

Riyadhus Sholihin – Kitab As-Salam

Bab 136. Salam kepada Anak-Anak

Hadits #862

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى صِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ وَقَالَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُهُ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia melewati anak-anak, maka ia mengucapkan salam kepada mereka dan berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukannya.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 6247 dan Muslim, no. 2168]

Adapun Faedah Hadits

  1. Hadits ini menunjukkan bagaimanakah berbuat baik kepada anak-anak, yang dewasa pun diajarkan untuk menyayangi anak-anak.
  2. Ini adalah bentuk pengajaran pada anak agar mereka mengetahui bagaimanakah cara mengucapkan salam.
  3. Tidak boleh menakut-nakuti anak-anak selama mereka tidak terjatuh dalam yang haram.

 


Kamis, 12 September 2019

Catatan qolbu mahasiswa

بسم الله
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Hai nama ku Ainun Fitriyah
 saya putri pertama dari empat bersaudara sekarang saya sedang melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Institut agama Islam negeri Pontianak,di prodi pendidikan agama Islam. Hmmm sudah menjadi tantangan baru untuk memulai sesuatu yang baru, karna pada awalnya diriku sudah memasuki universitas Tanjungpura Pontianak pada tahun lalu diprodi Fisika FMIPA Untan Qodarullah semua telah menjadi takdir Allah, sejatinya diri ini hanya bisa berencana tapi Allah yang menjalankannya .
Mungkin kalian juga ada yang pernah merasakan salah jurusan seperti saya ya hahh ,kalian pasti tau dong yang salah jurusan itu apa penyebabnya iyakan , saran saya buat teman teman yang ingin masuk kuliah cobalah untuk berusaha untuk bertanya dalam memilih jurusan agar sesuai dengan kemampuan ,atau kalian bisa sharecing digoogle , atau mencari informasi dikampus misalnya ,itu tips dari saya
 lalu kenapa saya memilih PAI(pendidikan agama Islam) dulu saya bercita-cita untuk menjadi guru tetapi setelah saya pikir kembali bahwasanya gelar ,pangkat,atau jabatan itu tidak menjadi patokan bisa saja pekerjaan yang kita terima nanti tidak sejalan dengan pendidikan kita karna semua telah diatur Allah ta'ala dan kita yang diberikan kesempatan untuk duduk di bangku perkuliahan ini wajib  untuk menuntut ilmu sebagaimana Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224)
 Maka dari itu ilmu itu sangat penting untuk kita dan orang banyak karna apa bila kita berilmu dengan baik dan benar ,ilmu yang kita peroleh bisa kita amalkan dan diajarkan .
  Dan dalam menuntut ilmu itu harus dilandasi dengan rasa sabar tidak bisa kita mengambil ilmu itu dengan secara langsung tetapi dengan secara bertahap .
 Wallahu 'alam bishawab