Kamis, 13 Mei 2021

Manajemen Kelas


 Nama: Ainun Fitriyah

Nim : 11901084

Mata kuliah : Magang 1 (Tugas Mingguan)

Pada Minggu ini saya akan menuliskan Apa itu Manajemen Kelas dan apa tujuan manajemen kelas serta bagaimana prinsip nya.

Naaa yang pertama kita akan mengetahui terlebih dahulu apa itu Manajemen Kelas.

Menurut Nawawi (1982:115), manajemen kelas adalah kemampuan guru atau wali kelas dalam mendayagunakan potensi kelas berupa pemberian kesempatan yang seluas-luasnya pada setiap personal untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan terarah, sehingga waktu dan dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efisien untuk melakukan kegiatan-kegiatan kelas yang berkaitan dengan kurikulum dan perkembangan murid. 

Naa Maksudnya di sini ialah Manajemen Kelas merupakan suatu tempat kemampuan guru untuk mengarahkan suatu kelas agar kelas tersebut berjalan secara optimal dan dimana di dalam manajemen kelas tersebut sebagai guru kita hendaknya memberikan peluang kepada siswa untuk melakukan hal-hal atau suatu kegiatan yang tentunya itu ada kaitannya dengan suatu pencapaian kurikulum maupun untuk mencapai tujuan murid tersebut .

Naaa bisa kita simpulkan bahwa Manajemen Kelas merupakan suatu usaha guru di dalam kelas bagaimana ia mengelola kelas tersebut dengan seoptimal mungkin.

Adapun Tujuan Manajemen Kelas

Perlu kita ketahui bahwa Tujuan pengelolaan kelas pada hakikatnya telah terkandung dalam tujuan pendidikan tersebut.

menurut Mudasir (2011:20), tujuan manajemen kelas atau pengelolaan adalah sebagai berikut:

1. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar.

2. Menghilangkan berbagai hambatan belajar yang dapat menghalangi terwujudnya kegiatan belajar. 

3. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelektual siswa di kelas. 

4. Membina dan membimbing sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi dan budaya serta sifat individual.

Naaa ke empat poin tersebut mengandung tujuan agar situasi kelas yang baik dan optimal selain itu juga agar terfasilitasi nya siswa dengan perabotan belajar mengajar dengan pembimbingan guru sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi maupun budanya.

Dalam manajemen kelas terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan sebagai prasyarat menciptakan satu model pembelajaran yang efektif dan efisien, yaitu (Muhaimin,2002:137-144):

1. Prinsip Kesiapan (Readiness)

2. Prinsip Motivasi (Motivation)

3. Prinsip Perhatian 

4. Prinsip Persepsi

5. Prinsip Retensi

6. Prinsip Transfer 

Naaa dari ke Enam prinsip tersebut bisa kita ketahui bahwa dalam Manajemen Kelas itu di perlukannya sebuah kesiapan, motivasi, persepsi dan sebagainya. 

Jika dari salah prinsip tersebut tidak terlaksana maka Manajemen Kelas pun tidak berjalan dengan seoptimal mungkin.

Sabtu, 01 Mei 2021

4 Kompetensi Guru Profesional


Bismillah

Assalamu'alaikum

Nama : Ainun Fitriyah

Nim : 11901084

Kelas : 4f

Tugas Mingguan 

Mata kuliah : Magang 1

" 4 kompetensi guru profesional"  

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.

Naaa dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 kita beralih pada peraturan menteri pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, adapun macam-macam kompetensi yang harus dimiliki oleh tenaga guru antara lain: kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru.

Dari undang-undang di atas dapat kita pahami bahwa untuk menjadi seorang guru yang profesional itu tidak hanya membutuhkan kepintaran atau kemampuan atau berani tampil saja tetapi guru yang profesional itu artinya guru yang telah di katakan lulus dalam 4 kompetensi tersebut.

Yaitu dimana seorang guru harus di tuntut terhadap potensi yang pertama yakni kompetensi pedagogik dimana kompetensi pedagogik ini guru haruslah mempunyai pemahaman terhadap peserta didik, tidak hanya itu tetapi kapan akan kapan merancang pembelajaran, pengembangan peserta didik, dan setelah itu guru harus melakukan evaluasi pembelajaran.

Dan Adapun kompetensi yang kedua untuk menjadi seorang guru yang profesional ialah kompetensi kepribadian, Kompetensi kepribadian ini menurut saya merupakan kompetensi yang sangat penting bagi seorang guru karena kita seorang guru itu layaknya sebuah cerminan bagi peserta didik kita oleh karenanya kenapa saya menekankan bahwa kompetensi ini sangat penting. Tidak hanya mencerminkan kepribadian yang baik saja tetapi harus mencerminkan ahlak yang mulia itu seperti apa kepada peserta didik.

Setelah kompetensi yang kedua kita ketahui maka selanjutnya kita perlu mengetahui apa kompetensi ketiga untuk menjadi seorang guru yang profesional.. Naaaa adapun kompetensi yang ketiga adalah Dan Adapun kompetensi yang kedua untuk menjadi seorang guru yang profesional ialah kompetensi kepribadian..

Kompetensi kepribadian ini menurut saya merupakan kompetensi yang sangat penting bagi seorang guru karena kita seorang guru itu layaknya sebuah cerminan bagi peserta didik kita oleh karenanya kenapa saya menekankan bahwa kompetensi ini sangat penting. Tidak hanya mencerminkan kepribadian yang baik saja tetapi harus mencerminkan ahlak yang mulia itu seperti apa kepada peserta didik.

Setelah kompetensi yang kedua kita ketahui maka selanjutnya kita perlu mengetahui apa kompetensi ketiga untuk menjadi seorang guru yang profesional..

Naaaa adapun kompetensi yang ketiga adalah Kompetensi Sosial Na pada kompetensi ini maksudnya guru harus mampu berkomunikasi dengan baik dan benar sehingga peserta didik didalam tau di luar pembelajaran itu akan merasa nyaman dengan cara berbicara kita. Dan guru harus nya bisa bersosialisasi secara efektif dengan siswa maupun rekan kerjanya.

Dan yang terakhir yaitu kompetensi profesional,

Professional di sini maksudnya guru harus lah mampu untuk menguasai materi-materi pembelajaran dengan luas sesuai dengan kurikulum nya .